Setop Serangan Balik Tim Lawan, Pelatih Ini Terancam Sanksi Berat

Setop Serangan Balik Tim Lawan, Pelatih Ini Terancam Sanksi Berat

Setop Serangan Balik Tim Lawan, Pelatih Ini Terancam Sanksi Berat

Setop Serangan Balik Tim Lawan, Pelatih Ini Terancam Sanksi Berat

Kumpulan Agen Poker Online Tanpa Bot Terpercaya, – Seseorang pelatih tim divisi ke-2 Liga Spanyol terancam sangsi larangan temani tim hingga akhir musim karena perbuatannya menyetop serangan balik kubu lawan.

Ruben de la Barrera yaitu nama pelatih dalam peristiwa ini. Pelatih berusia 33 th. itu mengatasi club Divisi Segunda Cultural Leonesa, yang saat ini tempati zone merah di papan klassemen liga domestiknya.

Akhir minggu lantas Cultural Leonesa ikut serta kompetisi dengan Albacete di partai Segunda. Di markas Albacete tersebut De la Barrera ikut serta satu insiden.

Dalam satu usaha serangan balik dari Albacete lewat bidang sayap, De la Barrera yang berdiri di pinggir lapangan mendadak mengambil bola yang tengah digiring oleh pemain tim tuan-rumah.

Sontak kubu Albacete, dengan spesial pemain yang kecurian bola itu, lakukan memprotes. De la Barrera juga pada akhirnya diusir dari lapangan oleh wasit Jose Antonio Lopez Toca.

Baca Juga : Sedang Tak Terpakai, Stones Sabar Tunggu Kesempatan

Juga sekian, De la Barrera terasa dianya tidak bersalah. Ia menyatakan kalau perbuatannya kuasai bola pada peristiwa itu didasarkan pada asumsi si kulit bundar telah keluar lapangan.

” Itu aksi perasaanah. Saya yakin bolanya telah keluar. Saya telah bicara ke wasit serta mudah-mudahan saja ia kelak juga akan meneliti ulang keputusannya serta mempunyai interpretasi sama seperti saya, ” kata De la Barrera.

Walau demikian, media Diario de Leon malah mewartakan kalau De la Barrera saat ini terancam sangsi berat. Ia dapat dihukum tidak bisa temani timnya hingga 10 pertandingan dengan kata lain pas hingga musim pertandingan Segunda habis. Sangsi itu didasarkan pada peristiwa terlebih dulu, saat bekas pelatih Leganes Enrique Monreal melalui garis lapangan permainan pada musim 1999/2000.