Eks Bek Liverpool Remehkan Cara Jepang Lolos ke 16 Besar

Eks Bek Liverpool Remehkan Cara Jepang Lolos ke 16 Besar

Eks Bek Liverpool Remehkan Cara Jepang Lolos ke 16 Besar

Eks Bek Liverpool Remehkan Cara Jepang Lolos ke 16 Besar

Kumpulan Agen Poker Online Tanpa Bot Terpercaya, – Timnas Jepang sukses melaju ke sesi 16 besar Piala Dunia 2018. Namun, kritik pedas datang dari bekas bek Liverpool masa 80-an, Mark Lawrenson.

Menurut Lawrenson, langkah Jepang maju ke sesi 16 besar Piala Dunia 2018 seperti lelucon. Catatan disiplin yang tambah baik jadi sebabnya.

Jepang maju ke sesi 16 besar dengan status penghuni tempat ke-2 Group H dengan empat point. Jepang ada di tempat ke-2 lantaran unggul point fair play atas Senegal.

Pada pertandingan paling akhir, Jepang kalah dengan score 0-1 atas Alurndia (28/6/2018). Langkah Jepang memainkan pertandingan itu yang memperoleh kritikan tajam dari Lawrenson serta dikira jadi langkah yang sangatlah jelek bak suatu lelucon.
Jepang Seperti Lelucon

Di menit-menit akhir pertandingan melawan Alurndia, Jepang bermain dengan tempo yang lambat. Tim arahan Akira Nishino itu semakin banyak memainkan bola di lokasi permainan sendiri serta tak ambil kemungkinan menyerang.

Lawrenson, satu diantara pundit BBC Sport, menyebutkan permainan yang diperagakan Jepang itu jadi yang sangatlah jelek.

” Ini yaitu permainan yang sangatlah jelek sekali serta ini malah beralih jadi suatu lelucon. Mesti ada langkah tambah baik untuk memastikan klassemen di Piala Dunia. Kartu kuning? Maaf, tak, ” ucap Lawrenson.
Jepang Tidak Ingin Main Menang

Seirama dengan Lawrenson, Leon Osman juga melayang-layangkan kritikan tajam pada langkah bermain Jepang. Kolega Lawrenson di BBC Sport menilainya permainan Jepang beralih waktu Makoto Hasebe dimasukkan pada menit ke-82.

Baca Juga : Kumpulan 5 Gol Cantik dari Tendangan Bebas di Piala Dunia 2018

” Mereka memasukkan Hasebe serta dia perlambat permainan. Dia katakan pada timnya sudah menang melalui kartu kuning serta berkata pada beberapa rekannya untuk bermain lebih lambat, ” buka Osman.

” Mereka betul-betul mengatur pada lima atau enam menit akhir dari permainan. Ke-2 tim mundur serta tak betul-betul ingin menghimpit. Itu jadi suatu akhir yang jelek. Jepang bermain jelek, ” tegas eks pemain Everton.