Agen Judi Casino Online – Kritik Terhadap Pemain Leicester Dinilai Salah Alamat

Agen Judi Casino Online - Kritik Terhadap Pemain Leicester Dinilai Salah Alamat

Agen Judi Casino Online – Kritik Terhadap Pemain Leicester Dinilai Salah Alamat

Agen Judi Casino Online - Kritik Terhadap Pemain Leicester Dinilai Salah Alamat

Agen Judi Casino OnlineAstonbet88.netBeritaBolaLeicester – Kemenangan atas Liverpool yang hanya berjarak empat hari dari pemecatan Claudio Ranieri menjadi blunder bagi para pemain Leicester City. Bek Leicester, Danny Simpson, menyebut kritikan itu sudah salah alamat.

Leicester menuai kemenangan 3-1 atas Liverpool di King Power Stadium, 28 Februari 2017. Hasil positif itu menjadi kemenangan pertama sekaligus keberhasilan ‘Si Rubah’–julukan Leicester–mencetak gol pertama di tahun 2017.

Selain itu, kemenangan tersebut menandai debut interim Craig Shakespeare yang menggantikan Ranieri. Italiano berjuluk The Tinkerman itu dipecat empat hari sebelum pertandingan tersebut.

Namun kemenangan itu menjadi blunder bagi para pemain Leicester. Mereka disebut tak tampil sungguh-sungguh saat ditangani Ranieri dan bisa memberikan performa terbaik setelah sang manajer dicopot. Ada pula yang menyatakan kalau Ranieri sudah kehilangan kendali di ruang ganti, dengan para pemainnya diklaim tak senang dengan metode latihan dan pemilihan timnya.

Simpson membela diri. Dia bilang kritik itu telah memukul mental para pemain. Untuk meredakannya, Leicester cuma perlu memukul balik para pengkritik lewat permainan di tengah lapangan.

“Saya berbohong kalau saya bilang kritik itu tak melukai kami. Tapi kami menyadari kalau kami harus berfokus terhadap sepakbola. Kami bisa melewatinya dan bilang ini itu tapi sepakbola bukanlah soal perang komentar,” kata Simpson seperti dikutip Leicester Mercury.

“Saya menilai semua pemain sangat fantastis dan itu bagus buat kami. Kami harus tampil oke mulai sekarang. Kami mendapatkan kritik dalam beberapa hari terakhir ini. Situasi itu bisa membuat kami kian rapuh atau justru menguatkan kami.

“Kami bisa makin solid dan kami bisa menunjukkan karakter yang kami bangun dari ruang ganti. Semua pemain terluka tapi memang seperti itulah sepakbola. Dan untungnya semua pemain mau bangkit bersama-sama,” tutur dia.